Teknik Wawancara yang Baik
Assalaamu'alaikum wr. wb.
Mas Romli, saya ingin bertanya bagaimana teknik wawancara yang baik?
Wassalaamu'alaikum wr. wb.
Mohammad Thibyan - Tasikmalaya
Jawaban:
Wa’alaikum Salam wr. wb.
Para praktisi jurnalistik umumnya sependapat, tidak ada kiat mutlak atau cara baku yang menjadi “standar operasi” dalam mewawancarai seseorang. Setiap wartawan pada dasarnya memiliki kiat tersendiri guna menemui dan memancing seseorang (interviewee) untuk berbicara atau berkomentar tentang sesuatu hal.
Pada dasarnya wawancara bisa berjalan dengan baik melalui kecerdikan wartawan dalam mengajukan pertanyaan dan kepekaan mendengarkan atau mencerna jawaban. Kecerdikan pewawancara bergantung pada dua tahap yang harus ditempuhnya seperti tahap persiapan dan pelaksanaan wawancara. Tahap persiapan wawancara meliputi penentuan topik, pemahaman masalah yang, perumusan pertanyaan, dan sebagainya.
Dalam tahap Pelaksanaan Wawancara, anda harus datang tepat pada waktu yang telah disepakati, memperhatikan penampilan, awali dengan pertanyaan umum, jadi pendengar yang baik, dan siapkan catatan.
Selesai melakukan wawancara, sebaiknya langsung menuliskan (transkrip) hasilnya. Jika penulisan ditunda-tunda, maka dapat mengganggu kesegaran atau daya ingat pewawancara, yang berakibat pada kekurangan atau kekeliruan penulisan hasil wawancara tersebut. Jika ada pernyataan/kata-kata yang meragukan, bisa ditanyakan kembali atau dikonfirmasi kepada interviewee.
Wassalamu’alaikum wr. wb.
ASM. Romli


0 Comments:
Post a Comment
<< Home